Pentingnya Kewaspadaan Rohani di Tengah Kebingungan Zaman
Sepanjang sejarah Alkitab, kewaspadaan rohani selalu digambarkan sebagai tanggung jawab serius bagi umat Allah. Pada masa-masa ketika kejelasan moral masih kuat, kewaspadaan sering kali diabaikan; tetapi pada masa kebingungan, kewaspadaan menjadi sangat penting. Iman Kristen tidak pernah menjanjikan ketiadaan bahaya, tetapi selalu memanggil umatnya untuk tetap berjaga, teguh, dan sadar. Hilangnya kewaspadaan biasanya dimulai secara halus. Konsesi-konsesi kecil dibuat atas nama penyesuaian, relevansi, atau penerimaan budaya. Seiring waktu, kebenaran-kebenaran inti mulai direlatifkan, hati nurani menjadi kurang peka, dan Firman tidak lagi menempati tempat sebagai otoritas tertinggi. Hal-hal yang dahulu menimbulkan rasa takut dan hormat akhirnya diperlakukan dengan sikap acuh tak acuh. Kewaspadaan rohani tidak sama dengan ketakutan atau pengasingan diri. Ia merupakan buah dari kemampuan membedakan. Membedakan berarti mampu melihat perbedaan antara apa yang setia dan apa yang hanya populer...